Yuk Kenali Beragam Bahan Kain Yang Banyak Jenis dan Manfaatnya Di Artikel Ini

Bahan kain katun ini merupakan bahan yang paling diminati di pasaran karena bahannya yang ringan, terbuat dari serat kapas, meski ringan teksturnya kuat. Beragam jenis kain adalah sebagai berikut:

  1. Katun Biasa

Bahannya agak kaku, tidak melar, dan sedikit tipis. Memiliki daya serap sedang hingga bagus. Selain itu harganya relatif murah, dengan berbagai macam motif, ada yang garis, bunga-bunga, polos, dan abstrak.

  1. Kantun jepang

Tektur yang tercipta dari kain ini  halus, dan daya serapnya bagus. Terbuat dari100% full cotton. Karena kelebihannya harga yang tersedia untuk kain ini juga relatif sedikit mahal dari katun biasa. Kain ini cocok untuk dipakai sebagai bahan pembuatan sprei dan cocok untuk Blouse wanita. Adapun ciri khusus dari kain ini dapat dilihat dari bagian ujung sisi bahan ada tulisan “Japan Design” atau bisa dilihat dari kode warnanya.

  1. Katun Paris

Kualitas katun paris sebenarnya hampir sama dengan katun jepang, akan tetapi hanya lebih tipis saja. Daya serapnya bagus sehingga harganya pun relatif mahal. Digunakan untuk pembuatan blouse wanita atau kerudung.

  1. Katun Silk

Dinamakan ‘silk’ karena permukaan kain ini terlihat mengkilap. Namun, kekurangannya terdapat pada daya serap keringat yang rendah, bahkan paling rendah dari jenis katun yang lain. Meski begitu, kilap pada kain ini tidak akan hilang walaupun dicuci. Kain ini cocok jika digunakan sebagai dress dan rok. Harga yang ditawarkan untuk pembelian kain ini lebih mahal namun masih lebih murah dari katun jepang.

  1. Katun Kombed

Buat kamu yang ingin membuka usaha distro pakaian yang mempunyai bahan ini sangat cocok untuk mengisi tokomu. Kain ini merupakan jenis kain katun yang mempunyai perhatian khusus, karena pada tahap finishing-nya dilakukan  penyisiran/combed dengan tujuan serat-serat kapas halus pada kain tersebut dapat dipisaahkan sehingga menghasilkan kain yang lebih halus dan tidak berbulu. Ukuran kain ini biasanya terdiri dari 20s, 24s, dan 30s. Angka pada ukuran tersebut menunjukkan ukuran benang yang digunakan dalam pembuatan. Semakin tinggi angkanya menunjukkan semakin tipis benangnya sekaligus menunjukkan kelenturan atau kelemasan kain tersebut.

  1. Katun Karded

Jenis kain katun Karded ini kebalikan dari kain katun Kombed dimana proses finishing-nya tidak melalui tahapan penyisiran. Oleh karena itu, pada kain ini masih terdapat serat-serat kapas yang halus sehingga harganya relatif lebih murah dibandingkan kain katun kombed.

  1. Katun Bangkok

Asal mula dari katun ini sesuai dengan namanya yaitu dari Bangkok. Ciri khas dari kain ini terdapat motif gajah, istana khas bangkok dan hiasan-hiasan khas Thailand dan bangkok sendiri. Katun ini mempunyai tekstur yang sedikit kasar, katun bangkok lebih tipis dari kain biasa. Jenis kain ini biasanya digunakan untuk membuat blouse yang digunakan perempuan dan kemeja.

  1. Kain Katun Cina

Kain cina ini sering juga disebut dengan kain Twill, katin Twill memiliki kualitas yang hampir sama dengann katun Jepang. Tekstur dari kain ini lebih tipis dan warnanya kurang kuat. Biasanya digunakan sebagai bahan untuk membuat sprai.

  1. Kain Katun Minyak

Kain ini disebut dengan katun minyak, karena tekstur kainnya terlihat mengkilat dan licin. Katun minyak hampir sama dengan katun lainnya, hanya saja kain ini permukaannya terkesan berminyak. Tarif yang ada pada kain ini sama dengan kain biasa, daya serap keringat juga lumayan, kain yang awalnya mengkilap ini akan hilang seiring dengan seringnya dipakai dan dicuci.

jasa sablon kaos berkualitas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.