Sejarah Kaos Polo Yang Terkenal.

Halo, kembali lagi dengan Abyad Apparel Pro. Abyad Apparel Pro pastinya akan membawa informasi seputar dunia jasa konveksi yang mencakup jasa jahit dan jasa sablon.  Pada kesemaptan kali ini, Abyad Apparel Pro akan memberikan informasi tentang kaos polo. Kaos polo, ketika mendengar kaos polo apasih yang ada dipikiran kalian? Pastinya kaos polo ini memang sudah umum banget, karena kaos ini [unya ciri khas sendiri yaitu berkerah. Kaos yang berkerah ini memang sudah terkenal sebagai kaos yang premium untuk menunjang tampilan para pria dan juga wanita.

Banyak brand-brand terkenal karena polo shirtnya ini, seperti lacoste, burberry, ralph lauren. Brand-brand tersebut sudah terkenal sekali polo shirtnya atau kaos polonya. Kalian pasti penasaran, gimana sih awal mulanya ada kaos polo? Mending kita simak penjelasan tentang kaos polo ini, yuk!

Polo shirt atau kaos polo adalah sebuah bentuk kaos yang berkerah dan biasanya menggunakan 2 atau 3 kancing ditambah dengan kantong atau saku pada bagian dada. Kaos polo juga baisanya disebut dengan kaos wangki. Walaupun bernama polo shirt atau kaos polo, tapi kaos ini enggak terinspirasi dari olahraga polo loh. Polo shirt awalnya terkenal karena olahraga tenis.

Polo shirt awalnya dikenalkan oleh seorang atlet professional tenis asal perancis, Rene Lacoste. Rene Lacoste pun sudah 7 kali meraih grand slam, ia sudah merasakan bahwa pakaian tenisnya sangat tidak praktis dan tidak nyaman. Akhirnya ia merancang kaos putih lengan pendek berbahan katun pique rajut yang lentur ( jersey petit pique ) dengan kerah yang menjulur dan tidak kaku, placket berkancing dan ujung baju bagian belakang lebih panjang daripada bagian depan.

Sejarah Polo Shirt Lacoste

Kaos ini pertama kali dikenalkan di kejuaraan terbukan Amerika Serikat pada tahun 1926, awal tahu 1927, menaruh logo buaya di dada kiri kaos tersebut, yang membuat dirinya dipanggi “The Crocodile”.

Desain Lacoste memecahkan masalah yang dimiliki pakaian tenis tradisional.

  1. Lengan pendek memecahkan kecenderungan lengan panjang untuk digulung
  2. Kerah ayng lembut bisa dilonggarkan dengan mudah dengan membuka kancing pada placket
  3. Kerah Pique bisa diberdirikan untuk melindungi leher dari sinar matahari
  4. Katun pique rajut jersey berongga dan lebih tahan lama.
  5. “Tennis Tail” mencegah kaos keluar dari celana panjang maupun pendek.

Pada tahun 1933, Lacoste setelah pension menjadi professional bekerja sama dengan Andre Gillier ( Seorang temang yang memiliki merchandise pakaian ) untuk memasarkan kaos tersebut di Eropa dan Amerika Utara. Mereka bersama-sama membentuk perusahaan chemise Lacoste dan mulai menjual kaos mereka secara massal, termasuk yang memiliki logo buaya keciol dbagian dada.

Nah, kurang lebih seperti itulah penjelasan tentang kaos polo. Kalian juga bisa loh bikin kaos polo dengan brand kalian sendiri di Abyad Apparel Pro! Keren banget, kan? Kalau ada pertanyaan bisa langsung Tanya aja CS fast Response kami di 081314460770 atau bisa langsung datang ke workshop kami di

Komp. Ruko Prima Indah, Jl. Cirendeu Raya No.12A, Pisangan, Ciputat Tim., Kota Tangerang Selatan, Banten 15419

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.