Sejarah Brand Zara Dan Juga Asal Usulnya

Brand Zara

Salam fashion, pembaca. Kembali lagi dengan Abyad Apparel Pr. Membahas tentang fashion dan brand – brand besar sebenarnya tidak ada habisnya. Mungkin banyak dari kalian yang sudah tau brand – brand besar yang ada di dunia ini. Setiap brand saling bersaing untuk mengeluarkan produk terbaiknya, untuk membuktikan bahwa produk yang dihasilkan dair brand itu memiliki kualitas yang baik. Mereka berlomba lomba juga mengeluarkan promo untuk menarik minat para pelanggannya. Nah, satu lagi brand besar yang akan kita bahas kali ini, yaitu Zara. Pasti kalau kalian belanja ke mall atau pusat perbelanjaan pernah melihat brand yang satu ini, kan? Brand Zara memang sudah tersebar di setiap pusat perbelanjaan besar dan padat dengan pengunjung. Brand yang satu ini sudah banyak sekali mengeluarkan produknya. Namun, kalian pernah tau gak sih sejarah brand zara ini? Penasaran gak siapa pendirinya dan bagaimana bisa berkembang sampe sejauh ini? Nah, pada kesempatan kali ini Abyad Apparel Pro akan menjelaskan sedikit tentang sejarah brand zara dan juga perkembangannya.

Sejarah Brand ZARA

Zara adalah salah satu merek yg berasal dari Spanyol dan bermarkas di Arteixo, Gallicia. Zara didirikan pada tahun 1975 oleh Armancio Ortega dan Rosallia mera. Zara sendiri merupakan flagship store dari Inditex, yg juga memiliki beberapa merek ternama lainnya seperti :Massimo Dutti , Pull and Bear , Oysho, Uterqüe, Stradivarius dan Bershka.

Zara sendiri hanya membutuhkan waktu kurang lebih 2 minggu untuk mengembangkan produk-produk barunya dan meluncurkan sekitar 10.000 design baru setiap tahunnya. Armancio ortega pertama kali membuka Zara Store di sebuah jalan utama di pusat kota A Coruña, Galicia, Spanyol. Toko tersebut ternyata cukup sukses, sehingga Armancio membuka beberapa store lagi di Spanyol. Selama tahun 1980, Ortega mulai mengubah desain, manufaktur dan proses distribusi untuk mengurangi lead time dan bereaksi terhadap tren baru dalam cara yang lebih cepat, dalam apa yang ia sebut “mode instan”. Pada tahun 1980, perusahaan mulai melakukan ekspansi internasional melalui Porto , Portugal. Pada tahun 1989 mereka memasuki Amerika Serikat dan Perancis pada tahun 1990. Dan hingga saat ini, Zara sudah terdapat di 73 negara di Dunia termasuk di Indonesia. Zara memiliki beberapa jenis pakaian, mulai dari Wanita (Woman dan TRF), Pria (Men), anak-anak (Zara Kids), Zara Home hingga kosmetik. Store Zara paling banyak berada di Spanyol (329 toko), dan Prancis (114 Toko). Sementara di Indonesia, Zara hanya ada 13 toko.

Louis Vuitton Fashion Director Daniel Piette mendeskripsikan Zara sebagai “retailer yang paling inofatif dan sangat efektif di dunia ini.” Oleh CNN, Zara juga disebut sebut sebagai “Spanish success story.”

ASAL USUL PENAMAAN ZARA

Sejak awal berdiri pada 1975, merek Zara telah berkembang dengan cepat menjadi ikon dalam industri fashion. Dunia fast fashion (tren yang berganti dengan cepat) tak akan lengkap tanpa toko yang memiliki warna monokrom ini. Terkenal sebagai toko yang menjual busana dengan tren terbaru namun harganya relatif terjangkau membuat Zara bisa dijumpai di seluruh dunia. Berdasarkan data tahun 2012 saja, Zara telah memiliki 5.900 gerai yang tersebar di 85 negara. Namun tahukah Anda, bahwa Zara dahulunya bernama Zorba? Pada awal berdiri di tahun1975, Amancio Ortega Gaona pendiri, memutuskan untuk membuka sebuah toko kecil di La Coruna sebuah kota di barat laut Spanyol yang mengkhususkan diri menjual baju-baju rumah semacam daster untuk wanita dan jubah mandi. Gaona kala itu menggemari film Zorba the Greek yang terkenal pada tahun 1974. Kemudian dia memutuskan untuk memberi nama tokonya sesuai dengan judul film kegemarannya. Namun, ternyata nama Zorba sudah banyak dipakai, bahkan ada sebuah bar bernama sama yang jaraknya hanya sekitar dua blok dari toko Gaona. Pemilik bar tersebut mengeluh kepada Gaona, jika ada dua Zorba di kota kecil tersebut akan membingungkan, walau produk yang dijual berbeda. Masalah menjadi lebih rumit karena Gaona sudah terlanjur memesan cetakan logo untuk tokonya. Demi menghemat biaya, Gaona akhirnya membuat merek baru dengan huruf-huruf yang sudah ada. Ia pun mengganti Zorba menjadi Zara. Akhirnya, Zorba tetap dengan usaha menjual birnya, dan Zara fokus dengan bidang pakaian.

Nah, diatas adalah penjelasan singkat tentang sejarah brand zara dan juga bagaimana asal usul nama zara tersebut. Brand zara memang sudah mampu bersaing dengan produk fashion branded lainnya.

Mungkin setelah membaca ini, kalian berfikir untuk membuat brand sendiri untuk bersaing dengan brand lain juga? Abyad Apparel Pro siap menjadi vendor kalian, loh! Abyad Apparel Pro adalah jasa konveksi yang melayani jasa jahit dan juga jasa sablon, Abyad Apparel Pro menggunakan bahan – bahan berkualitas sehingga produk yang dihasilkan memiliki hasil yang bagus juga. Produk yang dihasilkan dari Abyad Apparel Pro mampu bersaing dengan brand brand lainnya, loh! Jika kalian berminat bisa langsung mengubungi 085283830660 atau bisa kunjungi workshop kami langsung ke alamat: JL. CIREUNDEU INDAH III Gang Musholla NO 62A RT 1 RW 3, Ciputat Timur, Pisangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.