Sejarah Awal Mula Perusahaan Adidas

adidas

Adidas, mungkin brand satu ini sudah sangat terkenal dan mungkin pembaca memiliki salah satu produk dari brand yang satu ini. Penyebaran produk adidas juga sudah dimana-mana. Adidas terkenal dengan produk sportnya yang memang kualitasnya mampu bersaing dengan brand brand sport lainnya.

Nah, pada kesempatan kali ini Abyad Apparel Pro akan menjelaskan sedikit tentang awal mula adidas dan perkembangannya. Mungkin banyak dari pembaca yang memang ingin mengetahui gimana sih bisa ada produk sport yang terkenal ini? Gimana sih produk ini bisa sampai terkenal bahkan sampai seluruh dunia? Daripada kalian penasaran, yuk langsung simak aja terus artikel ini.

Adidas AG, juga dikenal sebagai adidas, adalah sebuah perusahaan sepatu Jerman. Perusahaan ini dinamakan atas pendirinya, Adolf (Adi) Dassler, yang mulai memproduksi sepatu pada 1920-an di Herzogenaurach dekat Nuremberg. Rancangan baju dan sepatu perusahaan ini biasanya termasuk tiga strip paralel dengan warna yang sama, dan motif yang sama digunakan sebagai logo resmi adidas. Adidas adalah perusahaan pakaian olahraga terbesar di Eropa dan kedua terbesar di dunia setelah Nike.

Rudolf Dassler, adik Adi, mendirikan perusahaan saingan, Puma.

Pada Agustus 2005, adidas mengakuisi rivalnya, Reebok, dalam upaya memperketat persaingan dengan Nike

Selama 68 tahun lamanya grup Adidas telah menjadi bagian dari dunia olahraga di segala bidangnya dengan menawarkan sepatu, pakaian serta beragam aksesori pelengkap olahraga yang bernilai seni pada setiap produknya. Sekarang, grup Adidas telah mengglobalisasi dan menguasai di bidang industri produk olahraga dan menawarkan portfolio yang begitu luas dari segi produk di seluruh dunia. Strategi grup Adidas sangatlah simpel: memperkuat bran secara terus menerus dan mengimprovisasi posisi kompetitif serta keuangan mereka. Aktivitas perusahaan dan lebih dari 150 cabangnya dipantau langsung oleh pemimpin grup di Herzogenaurach, Jerman. Tertanggal 31 Desember 2009, grup Adidas tercatat mempekerjakan sebanyak 38.982 orang selama setahun penuh.

Juga ada pendapat, bahwa sebetulnya Adidas adalah sebuah singkatan dari sebuah kalimat, yaitu “All day I dream about sports” (Tiap hari aku bermimpi tentang olahraga). Pendapat ini disetujui banyak orang, mengingat bila tiap huruf pertama dari kata yang terkandung dalam kalimat diambil lalu disusun, akan membentuk kata Adidas, dan juga maknanya yang mendukung semangat olahraga.

Diatas adalah penjelasan Adidas menurut Wikipedia, lalu bagaimana awal mulanya adidas?

Komitmen Adi Dassler pada kualitas, membawa Dassler Brothers sebagai produsen sepatu berkualitas tinggi, sehingga sering dipakai oleh atlit-atlit legendaris masa itu untuk Olimpiade.

Puncak keterkenalan sepatu Dassler Brothers adalah ketika Jesse Owen menjadi atlit paling sukses pada Olimpiade Berlin pada tahun 1936 dengan mengenakan sepatu buatan Dassler.

Walaupun berbagai kemajuan yang diraih, pada 1948 konflik antara Dassler bersaudara berakibat pada pecahnya perusahaan mereka. Adi Dassler menjalankan sendiri perusahaan, mengambil nama kecilnya “Adi” dan mengkombinasikannya dengan potongan nama belakangnya sehingga menjadi “adidas”, ia pun mendaftarkan logo 3 strip sebagai trademark dari adidas. Sedangkan saudaranya Rudolph berpindah ke bagian lain dari kota itu dan mendirikan perusahaan olahraga miliknya sendiri, Puma.

Pada tahun 1971 Muhammad Ali dan Joe Frazier yang menjadi icon olahraga tinju pada saat itu, sudah menggunakan produk adidas.

Pada Olimpiade Munich 1972 1.164 dari 1.490 atlet internasional menggunakan adidas. Sehingga pada tahun 70-an adidas mencapai masa jayanya.

Setelah krisis pada awal 80-an, terutama karena berjayanya Nike di pasar internasional, adidas berhasil mengembalikan pamornya pada tahun 1986 ketika Run D.M.C, sebuah grup rap dari New York, membuat lagu yang berjudul “My Adidas”, dan sekaligus mempopulerkan sepatu adidas yang mereka pakai tanpa menggunakan tali.

Hal tersebut menjadi gaya tersendiri yang banyak ditiru oleh fans-fans mereka

Pada dekade 90-an terutama di AS dan Eropa berkembang pikiran bahwa generasi muda cenderung menghindari apapun yang orang tua mereka pakai, termasuk dalam urusan sepatu.

Mereka menghindari pemakaian nike dan reebok, yang dulu dipakai oleh orang tua mereka. Sehingga barang-barang produksi adidas (sepatu, jaket, dll) yang sudah berumur 20 tahun-pun tiba-tiba menjadi barang koleksi yang mahal harganya dan dicari-cari oleh banyak orang (coba deh liat-liat barang adidas vintage di ebay.

Hal ini pun dimanfaatkan oleh adidas untuk memproduksi dan mengeluarkan kembali (re-issue) beberapa model sepatu populernya (seperti adidas rom, rekord, athen, dublin, dll.

Hal ini mengangkat status adidas itu sendiri, dari sekedar produk olahraga menjadi semacam lambang gaya hidup yang baru.

Saat ini, Adidas memiliki tiga brand anak: The Originals Adidas-yang dikenal sebagai Heritage Line, Adidas Performance- Produk untuk atlit kelas atas, dan Adidas Y-3-yang merupakan kolaborasi dari olahraga dan fashion dengan desainer Yohji Yamamoto.

Diatas adalah awal mula adidas bisa berdiri sampai sekarang ini. Sudah banyak produk adidas yang dipasarkan dengan berbagai macam model. Sudah banyak juga atlit atlit dunia yang memakai produk adidas ini.

Mungkin setelah membaca ini, kalian berminat membuat kaos adidas? Abyad Apparel Pro bisa membantu! Abyad Apparel Pro melayani jasa jahit kaos, kemeja, seragam, jersey dll. Bukan hanya jasa jahit, Abyad Apparel Pro juga melayani jasa sablon loh!

Jika berminat da nada pertanyaan lebih lanjut bisa langsung menghubungi 085283830660 atau bisa kunjungi workshop kami langsung ke alamat: JL. CIREUNDEU INDAH III Gang Musholla NO 62A RT 1 RW 3, Ciputat Timur, Pisangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.