Penjelasan Lengkap Dan Jelas Tentang Bahan Bahan Kaos Distro

Distro, apasih disto itu? Bergerak dibidang apa sih distro itu? Mungkin sudah banyak yang tau, distro sendiri itu bergerak dibidang apa tapi apakah kalian tau arti dari distro itu sendiri? Berikut ini, kami akan menjelaskan maksud dari distro. Dan apa aja sih bahan kaos distro itu?

Menurut Wikipedia, Distro, singkatan dari distribution store  atau distribution outlet, adalah jenis toko di Indonesia yang menjual pakaian dan aksesori yang dititipkan oleh pembuat pakaian, atau diproduksi sendiri. Distro umumnya merupakan industri kecil dan menengah (IKM) yang sandang dengan merk independen yang dikembangkan kalangan muda. Produk yang dihasilkan oleh distro diusahakan untuk tidak diproduksi secara massal, agar mempertahankan sifat eksklusif suatu produk dan hasil kerajinan.

Konsep distro berawal pada pertengahan 1990-an di Bandung. Saat itu band-band independen (Indie) di Bandung berusaha menjual merchandise mereka seperti CD/kaset, t-shirt, dan sticker selain di tempat mereka melakukan pertunjukan. Bentuk awal distro adalah usaha rumahan dan dibuat etalase dan rak untuk menjual t-shirt. Selain komunitas musik, akhirnya banyak komunitas lain seperti komunitas punk dan skateboard yang kemudian juga membuat toko-toko kecil untuk menjual pakaian dan aksesori mereka. Kini, industri distro sudah berkembang, bahkan dianggap menghasilkan produk-produk yang memiliki kualitas ekspor. Pada tahun 2007 diperkirakan ada sekitar 700 unit usaha distro di Indonesia, dan 300 diantaranya ada di Bandung.

Jadi, sudah paham tentang yang dimaksud distro? Kalau sudah, selanjutkan akan kami jelaskan sedikit tentang bahan bahan apa aja sih yang dipakai buat kaos distro? Simak penjelasannya dibawah ini ya!

Bahan kaos distro umumnya itu ada 6 yaitu, Cotton Combed, Cotton Carded, CVC (Cotton Viscose), TC (Teteron Cotton), Polyester atau PE dan Hyget. Bahan bahan tersebut sudah sangat umum digunakan untuk bahan utama kaos distro. Mungkin kalian bertanya-tanya, apasih perbedaan dari bahan bahan tersebut? Oleh karena itu, baca lagi yuk dibawah tentang penjelasan dari bahan bahan kaos distro tersebut.

  1. Cotton Combed

Siapasih yang gak tau bahan satu ini? Pasti kebanyakan orang yang penggemar kaos tau bahan satu ini. Ya, cotton combed memiliki serat benang yang halus dan rata. Oleh karena itu, cotton combed nyaman sekali dipakai walaupun harganya sedikit mahal dari Cotton Carded. Ada beberapa jenis bahan cotton combed yaitu 20s, 24s, 30s, dan 40s. Semakin besar angkanya, semakin halus dan tipis bahannya, dan semakin mahal pula harganya. Untuk kaos distro umumnya menggunakan jenis 20s dan 30s, sedangkan untuk jenis lainnya, biasanya dipakai untuk item dengan design tertentu, seperti kaos khusus wanita atau pakaian dalam, disesuaikan dengan karakter bahannya.

  1. Cotton Carded

Seperti halnya bahan cotton combed, bahan cotton carded memiliki beberapa jenis yaitu 20s, 24s, dll, berdasarkan jenis benang yang digunakan serta setting gramasi (gr/m2) di mesin rajutnya. Hanya saja serat benang yang digunakan dalam bahan cotton carded ini kurang halus. Hasil rajutan dan penampilan bahan kurang halus dan kurang rata. Umumnya bahan cotton carded ini digunakan untuk kaos-kaos dengan target pasar kelas menengah, karena harganya relatif murah dibandingkan cotton combed. Cotton carded memiliki tekstur kurang halus namun tetap nyaman dipakai karena terbuat dari 100% serat kapas alam.

  1. CVC ( Cotton Viscose )

Jenis bahan ini adalah campuran dari 55% Cotton Combed dan 45% Viscose. Lalu, apasih Viscose itu? Viscose sebenarnya adalah serat kain yang terbuat dari serat semisintetis. Kenapa disebut serat semi sintetis? Karena bahan bahan yang digunakan untuk membuat viscose sendiri tidak benar benar merupakan bahan buatan atau murni sintetis, melainkan berasal dari bahan alami, yaitu hasil regenerasi selulosa yang berasal dari pulp kayu yang ada hamper disemua tumbuhan. Kelebihan dari bahan ini adalah tingkat shrinkage nya (susut pola) lebih kecil dari bahan Cotton. Jenis bahan ini juga bersifat menyerap keringat dan juga harganya relatif  murah.

  1. TC ( Teteron Cotton )

Jenis bahan ini adalah campuran dari 35% Cotton Combed dan 65% Polyester (Teteron). Dibandingkan bahan kaos Cotton, bahan TC kurang bisa menyerap keringat dan agak panas di badan. Kelebihannya jenis bahan TC lebih tahan shrinkage (tidak susut atau melar) meskipun sudah dicuci berkali-kali. Harganya pun relatif lebih murah.

  1. Polyester atau PE

Jenis bahan ini terbuat dari serat sintetis atau buatan dari hasil minyak bumi kemudian dibuat untuk bahan kaos distro berupa serat fiber poly. Karena sifat bahan dasarnya, maka jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dan panas jika dipakai.

  1. Hyget

Jenis bahan ini juga terbuat dari plastik, namun lebih tipis. Banyak digunakan untuk keperluan kampanye partai karena harganya yang sangat murah.

Setelah membaca artikel ini mungkin kamu bertanya-tanya, dimana sih tempat produksi kaos distro dengan bahan yang bagus dan bisa request? ABYAD APPAREL PRO pilihannya, abyad melayani produksi kaos distro dengan bahan bahan terbaik dan juga harganya terjangkau. Jika berminat, bisa hubungi ke nomor 085283830660 atau bisa kunjungi workshop kami langsung ke alamat: JL. CIREUNDEU INDAH III Gang Musholla NO 62A RT 1 RW 3, Ciputat Timur, Pisangan, Kota Tangerang Selatan, Banten 15419.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.